PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

You are here: Home

Dawah Harus Menang

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}

KH. Ari Wibowo,Lc

Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Lampung


“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Ar Ra’d : 11)

Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Dalam tatanan berbangsa dan bernegara, perubahan itu mutlak diperlukan, agar bangsa ini senantiasa selalu berada pada rel kehidupan yang baik dan sejahtera. Dan salah satu momentum perubahan itu bisa bermula dari sebuah proses pemilihan kepala daerah (pilkada). Perjuangan untuk memilih pemimpin yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap umat.

Sebab, dakwah ini membutuhkan kemenangan, agar roda dakwah dapat bergeliat dengan baik. Agar kelak kita mampu mengeliminir kendala-kendala lapangan yang selama ini mengebiri gerakan dakwah.

Masyarakat butuh dengan dakwah kita, dan kita butuh pemerintah yang peduli dengan kemaslahatan umat untuk menyokong roda dakwah kita.

Menyikapi momen Pilkada Lampung yang sebentar lagi akan digelar. Kita selaku kader dan simpatisan partai dawah pun harus segera berbenah dan mempersiapkan diri untuk ambil bagian dalam pertarungan ini (jihad siyashi). Layaknya sebuah gerbong yang besar, tentunya dibutuhkan kesamaan persepsi dan gerakan dalam menyukseskan pilkada kali ini.

Ini tak terlepas dari, adanya kepemahaman kader yang jelas dalam memandang realita politik yang sedang kita hadapi. Idealnya, kita memilih kader internal PKS sebagai calon nomor satu dan dua, atau kita memilih kandidat eksternal yang paling baik akhlaknya di mata publik. Namun hitungan politik tak sesederhana itu. Banyak hal yang harus dijadikan pertimbangan, bila kemenangan dakwah menjadi prioritasnya saat ini. Dan kemenangan menjadi sebuah kebutuhan bagi pengakuan perjuangan dakwah kita kedepannya.

Kebijakan politik dalam islam bersifat ijtihadiyah dan bukan qath’iyah, artinya menerima pemikiran-pemikiran dengan pertimbangan yang rasional, atau bersifat murunah (elastis) selama tidak berdampak buruk pada citra Partai Islam.

Amatlah penting, bila setiap kader di semua lapisan, sebagai awalan untuk mengedepankan sikap khusnudzon (prasangka baik) dalam menerima kebijakan struktur partai, karena setiap keputusan yang dikeluarkan, pastilah telah melewati berbagai tahapan dan dengan pertimbangan yang dalam dan matang. Tidaklah asal-asalan, semua kebijakan ini lahir dari proses syuro yang berisikan orang-orang yang mumpuni dalam masalah ini. Selanjutnya para kader bisa pro aktif mencari tau apa alasan di balik sebuah keputusan itu. Tentunya dalam hal ini, secara struktur PKS juga berusaha memberikan penjelasan kepada kader tentang setiap kebijakan yang diambil partai ini.
***
Ujian bagi pemimpin adalah memenuhi komitmen mereka pada yang telah mengusung dan memilihnya. Ujian rakyat adalah sabar bila ternyata pemimpin yang dipilihnya menghianatinya atau tidak memenuhi komitmennya diawal.

Dalam konteks pemerintahan, kita pahami bahwa tugas rakyat adalah memilih pemimpin(imam) dan taat pada pemimpin, sedangkan tugas pemimpin (imam) setelah di pilih rakyat adalah berlaku adil dan bertanggung jawab atas kondisi rakyatnya. Maka dirasa penting, bila rakyat tidak apatis dalam proses pilkada nanti. Karena memilih pemimpin termasuk jihad seorang rakyat, yang menjadi kewajiban yang harus ditunaikan. Memilih pemimpin yang baik dari yang buruk atau yang lebih baik dari yang baik.


 

Mengapa PKS Memilih?

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}

Perhelatan Pilkada yang akan segera di gelar di 7 kota dan kabupaten se-Lampung. Penting bagi struktur Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung untuk melakukan pembenahan dan penguatan di internal partai.

Mengingat dalam pilkada ini, PKS merupakan salah satu partai yang juga mengajukan langsung kadernya untuk diusung sebagai calon wakil bupati (cawabup) di 4 kota atau daerah. Seperti Bandar lampung (Eddy Sutrisno-Hantoni Hasan), Pesawaran (Pattimura-Johan Sulaiman) Lampung Selatan (Wendy Melfa-Antoni Imam) dan Lampung Tengah (Yurida-Mufti salim). Sedangkan untuk Pilkada di daerah lainnya, PKS merasa cukup untuk saat ini mendukung cabub-cawabup dari eksternal, seperti untuk pilkda Waykanan (Bustami Zainuddin-Raden Nasution) dan Metro (..).

Ketua Dewan Syariah PKS Lampung, KH.Ari Wibowo, Lc menuturkan layaknya sebuah kapal yang besar, bermuatan banyak orang. Tentu bukan hal mudah untuk menyatukan begitu banyak kepala dalam sebuah kesamaan pilihan. Dibutuhkan pengertian dan pemahaman yang jelas bagi semua pendukung dan simpatisan PKS, mengapa pilihan dijatuhkan pada pasangan cabup-cawabup tersebut. Agar kedepannya ada kesamaan gerak dalam memenangkan pasangan cabup-cawabup yang akan kita usung.

”Patut diketahui, bahwa kebijakan politik dalam Islam bersifat ijtihadiyah dan bukan qath’iyah, artinya menerima pemikiran-pemikiran dengan pertimbangan yang rasional, atau bersifat murunah (elastis) selama tidak berdampak buruk pada citra Partai Islam,” kata Ari Wibowo saat ditemui di ruang kerjanya. Mengacu pada landasan syariat tersebut, maka PKS mencoba untuk mempertimbangkan banyak hal secara keseluruhan sebelum menjatuhkan sebuah putusan.

Pertimbangan realistisnya adalah, pertama karena tidak cukupnya perahu (parpol) PKS untuk maju sebagai bupati atau walikota dalam pemilihan kepala daerah Juni dan Agustus mendatang. ”Sejauh ini PKS sudah berusaha memajukan kader menjadi nomor satu, melalui pendekatan ke berbagai parpol yang ada. Namun usaha ini terkendala faktor kekuatan finansial yang dimiliki PKS,” tambah lelaki berwajah teduh ini.


Pertimbangan berikutnya, terkait realita perolehan suara PKS di Pemilu kemarin, PKS hanya mencapai sekitar 10 persen dari total suara yang ada. Kecilnya perolehan suara PKS pada pemilu kemarin, menjadi pertimbangan untuk tidak dapat paksakan kehendak dengan maju sendiri di Pilkada nanti.

Selanjutnya, dalam menentukan calon eksternal yang akan dipasangkan dengan kader PKS di Pilkada 2010. PKS juga tidak asal-asalan dalam menentukan pilihannya. ”Ada beberapa pertimbangan yang diambil. Pertama adalah faktor tingkat ketenaran calon eksternal yang akan diusung PKS.

Kedua, citra tokoh yang akan di pilih tidak merusak atau menciderai citra partai Islam. Dalam hal ini, paling tidak yang bersangkutan adalah orang yang masih memiliki kepribadian yang baik dan berkomitmen untuk peduli terhadap kemajuan masyarakat dan dunia Islam.

Ketiga, penerimaan kader PKS terhadap calon yang diusung. ”Ini menjadi penting, karena kader lah yang kelak menjadi ujung tombak dalam proses sosialisasi dan gerakan pemenangan pilkada kedepannya,” tambah Anggota Dewan Provinsi Lampung ini. Penerimaan kader ini tak bisa diperjual belikan. Penerimaan ini lahir dari pemahaman yang jelas terhadap pilihannya untuk tetap bersama PKS.

Terakhir, tak kalah pentingnya adalah komitmen dari kandidat yang akan di usung PKS telah menyepakati poin-poin penting yang tertuang dalam kesepakatan bersama antara PKS dan kandidat bersangkutan serta partai pengusung lainnya. Kelak amanah ini harus ditunaikan oleh masing-masing kandidat bila mereka terpilih di Pilkada nanti.

**

Kemungkinan, Pilkada Lampung Tengah PKS akan mengusung  Hj. Yurida Erwin Nizar berpasangan dengan Mufti Salim. Hal ini didasari pada beberapa pertimbangan, pertama terkait komitmen awal antara PKS dan Parpol koalisi untuk mengusung almarhum Erwin Nizar (suami Hj. Yurida), namun dikarenakan wafatnya Erwin, sebagai itikad baik menjaga komitmen yang telah disepakati, PKS dan mitra koalisi memberi ruang bagi ahli waris untuk bermusyawarah memutuskan pengganti mendiang Erwin Nizar.

 

Pilihan ini juga dinilai baik, karena akan lebih bisa menjaga konsolidasi Parpol pengusung yang telah berkoalisi diawal. Sebab bila menjaring lagi kandidat cabup dari luar Parpol koalisi, koalisi ini bisa pecah. Ketika dimajukan salah satu dari mitra koalisi untuk menjadi kandidat cabup, terjadi kebuntuan.

 

Sementara dari tinjauan syariat, Dewan Syariah Pusat PKS telah mempersilakan PKS Lampung untuk mengambil pilihan itu, dengan pertimbangan, bahwa untuk kepemimpinan nasional (Presiden) tidak boleh perempuan, tapi untuk pemimpin daerah boleh perempuan. Tinjauan syar’inya, untuk pemimpin nasional dan imam sholat dikhususkan untuk lelaki (gender), namun untuk pemimpin yang bersifat lokal, maka disini yang dikedepankan adalah kapasitas yang dimiliki bukan gendernya. Tapi, tentunya dengan syarat bila pilihan mengusung cabup perempuan ini diterima oleh kader dan merupakn alternatif terbaik untuk saat ini.[Amah Wildan/Tie]

   

PKS Menolak Ruislagh Aset Pemda Lampung kepada Pemkab Lampung Utara

BANDAR LAMPUNG--Seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, menolak proses ruislagh aset Provinsi Lampung yang berada di Lampung Utara dengan Pemperintah kabupaten Lampung Utara. Penolakan seluruh fraksi tersebut, karena di nilai menyalahi prosedural dan lebih bernuansa ekonomis bukan pada kepentingan umum.

 

Dalam Pandangan umum seluruh fraksi dan pansus secara garis besar menyepakati bahwa telah terjadi kesalahan prosedural yang dilakukan Pemkab Lampung Utara. Pemkab Lampung Utara telah mengambil kebijakan pembongkaran terhadap kantor UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan sebagai aset Provinsi Lampung, tanpa mendapat izin terlebih dahulu dari pihak provinsi.

 

Aspek lain yang mendukung tidak disetujuinya proses ruislagh, di sana tidak nampak sekali aspek kepentingan umum yang diusuklan Pemkab Lampung Utara. Secara fisik lahan seluas sekitar 18 ribu meter persegi tersebut digunakan untuk lahan parkir dan sisanya beralih menjadi jalan dua jalur yang fungsinya lebih menjurus pada kemudahan akses ke pusat perbelanjaan yang dibangun oleh pengembang. Atau dengan kata lain ruislagh lebih berorientasi pada aspek ekonomi atau bisnis. Pemkab Lampung Utara mendapat royalty dari pengembang sebesar $ 6000 per tahun.

 

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung dalam pandangan umumnya menyampaikan bahwa patut ditinjau ulang proses ruislagh sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam pandangan fraksi PKS yang dibacakan oleh Gufron Azis Fuadi menilai belum ditemukan aspek mendasar bahwa kepentingan umum menjadi pijakan dilakukannya ruislagh. "Kekhawatiran adanya unsur kerugian negara dalam proses ruislagh ini perlu dikaji lebih mendalam oleh pihak yang berwenang," kata Gufron.[Nie]

   

Lumbung Darah Menerima Relawan Baru

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}


BANDAR LAMPUNG--Masihkah ingat dengan lumbung darah? Tahun 2008 lalu, wadah ini diluncurkan sebagai lumbung darah terbesar di Lampung. hingga saat ini lumbung darah sudah memiliki sekitar 250 anggota aktif dari 3 ribuan pendonor yang terdata.

 

Dalam perjalannya wadah ini cukup solid melayani masyarakat Lampung yang membutuhkan darah. Dalam 1 hari, koordinator Lumbung Darah Lampung Qorianto mengatakan dapat melayani 8 sampai 10 orang bahkan lebih yang membutuhkan darah. ”Tapi kalau sedang tidak ramai kebutuhan terkadang kami melayani 2 sampai 4 pasien yang membutuhkan darah,” kata Qorianti.

 

Mengingat lumbung darah ini sebagai wadah sosial yang sifatnya menyelamatkan nyawa orang lain, maka lumbung darah ini bekerja 24 jam dan tidak mengenal kata libur bahkan tidak menerima balas jasa pada pasien yang membutuhkan darah. Qori menceritakan, kebutuhan masyarakat akan darah ternyata tidak berbanding lurus dengan stok pendonor. ”Tidak sampai 3 bulan terkadang kami sudah menghubungi lagi para pendonor aktif,” ujar lelaki berkacamata ini.

 

Kebanyakan mereka yang membutuhkan darah warga di luar Bandar Lampung. qori menceritakan, pernah satu kali pasien dari Tanggamus membutuhkan darah banyak. Sedikitnya 7 orang yang tersedot darahnya untuk menolong ibu yang tengah menjalani operasi Kista. Namun disayangkan pasien tersebut akhirnya harus tutup usia karena kebutuhan darah banyak sementara stok yang tersedia tidak mencukupi kala itu.

 

Salah satu pendonor yang bernama Hendri warga Rajabasa, Bandar Lampung, mengaku terkadang belum sampai 1 bulan dirinya sudah dihubungi untuk oleh pengelola Lumbung Darah. ”Karena itu panggilan jiwa dan menyelamatkan orang lain, asalkan kondisi tubuh saya fit, saya siap mendonorkan darah ini,” kata Hendri.

 

Wadah sosial ini sampai kapan pun akan tetap ada meskipun pendonor suka rela tidak berbanding lurus dengan pasien yang membutuhkan. Kini lumbung darah tengah membuka ’lowongan’ ladang amal bagi warga Lampung khususnya warga Kota Bandar Lampung menjadi relawan Lumbung Darah. ”Salah satu caranya kami membuka kesempatan ini melalui jejaring facebook dan jejaring lainnya,” ujar Qorianti. Bagi pembaca yang siap menjadi relawan Lumbung Darah, dapat menghubungi 085768557669 atau 0721-773313.[Amah Tsabita]

 

 

   

Page 1 of 4

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Polling

Situs ini masih masa percobaan. Bagaimana menurut anda?
 

Alamat

Jl. Untung Suropati No. 3 Labuhan Ratu, Kedaton - Bandar Lampung  35142 telp. (0721) 773313 | fax. (0721) 709809 | mail: humaspkslpg@gmail.com

Who's Online

We have 7 guests online